Jumat, 07 Februari 2014

Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Adnexitis



Pengobatan penyakit ini disesuaikan dengan penyebabnya. Misalnya akibat chlamydia, maka pengobatannya pun ditujukan untuk membasmi chlamydia. Secara umum, pengobatan adnexitis ini umumnya berupa terapi antibiotik. Jika dengan terapi ini tidak terjadi kemajuan, maka penderita perlu dibawa ke rumah sakit untuk diberikan terapi lainnya.

Rawat inap menjadi sangat diperlukan apabila:
-      keluar nanah dari tuba fallopi
-      kesakitan yang amat sangat (seperti: mual, muntah, dan demam tinggi)
-      penurunan daya tahan tubuh
-      kehamilan

Siapapun yang terdiagnosis terkena adnexitis dalam 2 bulan pertama, perlu melakukan pengobatan untuk menghentikan infeksi. Bagi wanita yang merasa takut setelah positif terdiagnosis adnexitis, dianjurkan untuk menjalani psikoterapi, agar selama masa penyembuhan, mereka tidak takut lagi akan adanya kekambuhan. Selain itu, pasien juga harus disiplin dan rajin mengunjungi dokter, terutama dokter spesialis seperti dokter spesialis kandungan.

Pencegahan tidak hanya dari pihak wanita saja, pihak laki - laki juga perlu membantu agar pasangan tidak tertular.

Penangan ini antara lain dapat dilakukan dengan :
-      Setia pada pasangan, penyakit ini sebagian besar ditularkan melalui hubungan seks bebas.
-      Segera hubungi dokter apabila gejala - gejala penyakit ini muncul.
-      Rutin memriksakan diri dan pasangan ke dokter ahli kandungan
-       Penggunaan kondom saat berhubungan seksual
-      Menjaga kebersihan organ genital.

Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital


Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar