Rabu, 12 Februari 2014

Mengobati Hipertrofi serviks dengan Pisau LEEP



Hipertrofi serviks ini pada umumnya penyakit yang sering di temukan pada kaum perempuan. Penyakit ini di sebabkan karena tidak menjaganya kebersihan sehingga bakteri, virus mudah masuk dan akan terjadinya keputihan berlebih.

Pada saat pengobatan hipertrofi serviks,menggunakan Multi-purpose obat anti-inflamasi dengan laser yang konvensional, inframerah, terapi microwave dan terapi fisik lainnya, sekarang advokasi didalam di pembilasan, obat semprot topikal dengan beberapa terapi fisik,tapi kista yang parah dan hipertrofi serviks yang berlebihan disarankan melakukan pengobatan dengan pisau LEEP.

Pisau LEEP adalah menggunakan frekuensi pisau radiosurgical ultra-tinggi melalui kawat logam ujung elektroda yang dihasilkan oleh gelombang frekuensi ultra-tinggi, Di saat kontak dengan jaringan tubuh, Impedansi yang dihasilkan oleh organisasi itu sendiri, penyerapan gelombang radio menghasilkan panas.

Pembentukan gelombang uap air intraseluler untuk menyelesaikan berbagai pemotongan, pendarahan dan operasi lainnya. Karena tidak ada pengobatan jaringan adhesi dan karbonisasi, tidak mempengaruhi tepi potongan jaringan patologi.Hipertrofi serviks,erosi serviks,

Menggunakan pisau Leep yang merupakan teknologi masa kini,pengobatan yang efektif tehadap hipertrofi serviks serta teknik minimal invasif, aman,hanya dengan sedikit luka,sedikit pendarahan,dan untuk menghindari efek  pasca operasi terjadinya penyempitan leher rahim, infertilitas, infeksi.


Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital


 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar