Senin, 03 Februari 2014

Menganalisa kemandulan


Yang dilakukan untuk analisa kemandulan atau tidak:
-      Analisis air mani: spesimen dikumpulkan setelah 2 sampai 3 hari penuh untuk menentukan volume dan kekentalan air mani dan jumlah, motilitas, kecepatan renang, dan bentuk sperma.
-      Mengukur suhu basal tubuh: mengambil suhu wanita setiap pagi sebelum beaktivitas dalam upaya untuk dicatat peningkatan suhu 0,4-1,0 derajat Fahrenheit terkait dengan ovulasi.
-      Pemantauan perubahan lendir serviks selama siklus menstruasi untuk mencatat lendir, tingkat kelembaban, dan licin terkait dengan fase ovulasi.
-      Pengujian Pascakoitus (PCT) untuk mengevaluasi sperma-serviks melalui analisis interaksi lendir serviks dikumpulkan 2 sampai 8 jam setelah hubungan seksual pasangan tersebut.
-      Mengukur serum progesteron (tes darah).
-      Biopsi lapisan rahim wanita (endometrium).
-      Biopsi testis pria (jarang dilakukan).
-      Mengukur jumlah luteinizing hormon dalam urin untuk memprediksi ovulasi dan membantu waktu hubungan seksual yang tepat.
-      Tantangan progestin ketika seorang wanita telah ovulasi sporadis atau tidak ada ovulasi.
-      Serum tingkat hormon (tes darah) untuk salah satu atau kedua pasangan.
-      Histerosalpingografi (HSG): suatu prosedur sinar-x dilakukan dengan pewarna kontras yang terlihat pada rute sperma dari serviks melalui rahim dan saluran tuba.
-      Laparoskopi untuk memungkinkan visualisasi langsung dari rongga panggul.
-      Uji Panggul bagi wanita untuk menentukan apakah ada kista.
-      Pap smear untuk pengujian rahim terinfeksi/tidak.

Endometriosis terjadi ketika jaringan dari selaput rahim, yang disebut endometrium, tumbuh di luar rahim. Antara 25 dan 50 persen wanita subur diperkirakan memiliki kondisi ini.

Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital


 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar