Bagi
wanita yang sebelumnya menggunakan alat KB, seperti IUD (spiral), membawa
resiko lebih tinggi untuk infertilitas di masa depan. Sehingga, IUD tidak
direkomendasikan untuk wanita yang belum pernah punya anak.
Merokok.
Merokok berbahaya bagi ovarium, dan derajat kerusakan tergantung pada jumlah
dan lamanya waktu seorang wanita merokok. Bahan kimia berbahaya nikotin dan
lainnya dalam rokok mengganggu kemampuan tubuh untuk membuat estrogen, suatu
hormon yang mengatur ovulasi folliculogenesis dan. Juga, merokok mengganggu
folliculogenesis, transportasi embrio, penerimaan endometrium, endometrium
angiogenesis, aliran darah rahim dan rahim miometrium.
Berat
badan dan kelainan makan (eating disorder). Terlalu banyak lemak tubuh
menyebabkan produksi estrogen terlalu banyak dan tubuh mulai bereaksi
seolah-olah itu adalah pada pengendalian kelahiran, membatasi kemungkinan
hamil. Terlalu sedikit lemak tubuh menyebabkan produksi tidak cukup estrogen
dan gangguan siklus menstruasi. Wanita dengan kekurangan atau kelebihan berat
badan memiliki siklus yang tidak teratur di mana tidak terjadi ovulasi atau
nutrisi yang tepat/tidak memadai pada awal kehidupan juga merupakan faktor
utama untuk kesuburan nanti.
Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan
apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi
Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.
article from: ginekologihospital
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar